"Yah, benar, PTPN (Perseroan Terbatas Perkebunan Nusantara) IV dapat rekor MURI dari lukisan hamparan kebun teh Sidamanik PTPN IV dengan bahan bubuk teh terbesar yang dikerjakan pengrajin dan seniman binaan manajemen," kata Humas PTPN IV, Syahrul Siregar, yang dikonfirmasi ANTARA soal peraihan MURI itu melalui telepon selularnya di Medan, Sabtu.
Manajemen senang dengan peraihan rekor MURI itu karena mengandung banyak makna mulai dari menunjukkan komitmen PTPN IV mempertahankan dan meningkatkan kualtas hasil tanaman tehnya hingga kemampuan membina dan mewujudkan kreativitas pengrajin binaan perusahaan.
Menurut dia, dewasa ini, selain berupaya memaksimalkan kinerja perusahaan dan membina serta meningkatkan sumber daya manusia (SDM) perusahaan, Badan Usaha Milik Negara (BUMN) itu berupaya mendorong pengrajin binaan untuk meningatkan kreativitas.
PTPN IV mendukung program pemerintah dalam soal ekonomi kreatif yang bertujuan mempercepat peningkatan ekonomi masyarakat dan negara.
Koordinator Lukisan Hamparan Kebun Teh PTPN IV itu, Syafri Ali, menyebutkan bahwa lukisan di atas kain kanvas berukuran 4X12 meter yang rampung dikerjakan selama 21 hari (14 Desember 2012 s.d. 4 Januari 2013) itu dikerjakan tujuh orang yang terdiri atas pengrajin dan seniman.(*/DWA)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.