"Pusat pendidikan akan dibangun pada pulau yang sudah banyak didiami masyarakat. Sehingga warga pada pulau sekitar bisa datang ke pulau tersebut untuk sekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Muslim Bidin di Batam, Sabtu.
Ia mengatakan, pemerintah kota juga akan membangun tempat tinggal bagi siswa luar pulau agar tidak setiap hari harus pulang ke pulau asal.
"Pada musim-musim tertentu angin dan gelombang sangat membahayakan bagi para siswa. Sehingga akan lebih efektif jika tinggal di lingkungan sekolah dan saat libur baru pulang," kata dia.
Karakter Batam yang memiliki ratusan pulau kecil, kata dia, memang cukup menyulitkan bagi sebagian anak untuk mendapatkan pendidikan setara dengan yang mendiami pulau utama (Pulau Batam) yang sudah maju.
"Semua anak harus mendapatkan pendidikan yang memadai. Apalagi Batam berada pada daerah terdepan yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia yang saat ini lebih maju," kata Muslim. (*/DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.