"Kejadiannya sekitar pukul 11.30 Wita dan berlangsung cepat, setelah angin dari arah barat berembus kencang sekali," kata petugas keamanan setempat I Made Putu Jaya, di Denpasar, Rabu.
Kaca berukuran sekitar 8x3 meter dengan tebal sekitar satu centimeter itu tidak mampu menahan kencangnya hembusan angin yang sejak beberapa hari terakhir menerjang sejumlah kawasan di Pulau Dewata.
Dia mengungkapkan bahwa pada saat kejadian, sejumlah mahasiswa sedang mengikuti perkuliahan di kampus setempat, namun ada beberapa mahasiswa yang berada di sekitar lobi kampus.
Ketiga mahasiswa yang terkena serpihan pecahan kaca saat ini sudah ditangani petugas medis di Rumah Sakit Surya Husada Denpasar. Mereka menderita luka di bagian kepala, kaki, dan tangannya.
Sementara itu Kepala Kerja Sama Pengembangan kampus setempat, Made Sarjana menyatakan bahwa pihaknya akan menanggung seluruh biaya perawatan korban.
Pihaknya telah menghubungi kepolisian namun di lokasi kejadian belum terpasang garis polisi hanya dibatasi dengan tali plastik agar tidak dilewati para mahasiswa.
"Kami akan hubungi 'developer' untuk memperbaiki dan memperkuat penyangga kaca," ujar Sarjana. (DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.