Denpasar (Antara Bali) - DPRD Bali mengharapkan pengangkutan material di antaranya berupa besi baja untuk kerangka perluasan terminal bangunan Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, melalui jalur laut.
        
"Kami berharap pengangkutan besi baja untuk kerangka bangunan perluasan terminal bandara tersebut lewat laut saja, karena jika jalan darat akan mengganggu lalu lintas jalur Gilimanuk-Denpasar," kata Ketua Komisi III DPRD Bali Gusti Made Suryanta Putra di Denpasar, Sabtu.
        
Ia mengatakan hal itu setelah sebelumnya melakukan inspeksi ke bandara, dan mendapatkan informasi dari pimpinan proyek bahwa pembangunan untuk rancang kap menggunakan besi baja dengan panjang mencapai 150 meter.
        
"Jika panjang besi baja itu sampai 150 meter tentu akan berat dan mengganggu lalu lintas yang cukup padat untuk jalur Gilimanuk-Denpasar," kata politikus berasal dari Kabupaten Tabanan itu.
       
Terlebih di ruas jalan di Kabupaten Tabanan, kata dia, banyak tikungan dan tanjakan berbahaya. Hal itu, akan mengganggu pengguna jalan raya yang lain dan berbahaya untuk kendaraan pengangkut material tersebut. (*/M038/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026