"Selain menikmati keindahan panorama Danau Toba, wisatawan juga banyak berbelanja berbagai souvenir yang akan dijadikan oleh-oleh," kata R. Simarmata, salah seorang penjual souvenir di Samosir, Selasa.
Berbagai souvenir yang ia tawarkan kepada wisatawan di antaranya kain batik khas Samosir, ulos, gantungan kunci, ukiran, alat musik tradisional Batak, dan miniatur rumah adat Batak Toba, yang dijual dengan berbagai harga.
Harga yang ditawarkan juga bervariasi, tergantung pada bentuk dan ukurannya. Misalnya minatur rumah adat Batak Toba dijual seharga Rp50 ribu- Rp70 ribu, gantungan kunci dari harga Rp5 ribu hingga Rp30 ribu. Demikian juga dengan kain ulos yang dijual mulai dari harga puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah.
"Yang paling banyak dibeli adalah gantungan kunci dan ulos," katanya.
Menurut dia, penjualan souvenir khas Samosir akan mulai bergairah di saat-saat musim liburan sekolah tiba, yang memang banyak dimanfaatkan masyarakat untuk berwisata ke Danau Toba.
Momen ini tentunya membawa berkah bagi kalangan pelaku bisnis souvenir atau cenderamata di kawasan Danau Toba, Sumatra Utara. Mereka bisa meraup keuntungan lebih dari wisatawan yang berkunjung. (LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.