Denpasar (Antara Bali) - I Nyoman Giri Prasta terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Badung, dalam konferensi cabang yang berlangsung di Sempidi, Kabupaten Badung, Bali, Sabtu.
Pada acara yang dihadiri Sekjen DPP PDIP Pramono Anung itu sempat muncul dua kandidat Ketua DPC PDIP Badung, yaitu I Nyoman Giri Prasta didukung lima pengurus anak cabang dan I Putu Parwata hanya dengan satu dukungan.
Konfercab yang sempat berjalan cukup alot, akhirnya menetapkan I Nyoman Giri Prasta menjadi Ketua DPC PDIP Badung periode 2010 - 2015.
Dalam susunan kepengurusan partai tersebut juga dilengkapi sekretaris yang dijabat oleh I Made Sudarsa dan bendahara Nyoman Dirga Yusa.
I Nyoman Giri Prasta dalam pidato politiknya mengatakan, dirinya dipercaya menjadi ketua merupakan amanat untuk menjalankan roda organisasi partai.
"Amanat yang saya emban sangat berat, maka dari itu saya berharap dukungan dari simpatisan, pengurus maupun kader PDIP untuk kemajuan partai ini," katanya.
Dikatakan, tugas dan tanggung jawab dari partai yang sangat berat, tidak akan bisa berjalan dengan baik tanpa ada dukungan, solidaritas dan kebersamaan semua pihak.
"Tanggung jawab kita bersama yang paling dekat adalah menyukseskan pemilihan kepala daerah. Untuk itu mari dukung pasangan Calon Bupati Prof Dr I Wayan Wita dengan I Wayan Disel Astawa SE," ucap Giri Prasta.
Pada acara pembukaan Konfercab itu, Sekretaris Jenderal DPP PDIP Pramono Anung mengingatkan, pengurus partai agar menjaga kebersamaan dan merangkul semua kader yang selama ini dianggap berseberangan dalam pendapat.
"Kami berharap dalam susunan kepengurusan DPC Badung merangkul semua potensi yang ada. Berbeda pendapat sah-sah saja, tapi tetap dalam satu visi dan misi yakni membangun bangsa untuk tercapainya kesejahteraan rakyat," kata Pramono yang disambut tepuk tangan.
Sementara Ketua DPD PDIP Bali Anak Agung Ngurah Oka Ratmadi menyatakan, sebagai partai yang menjunjung tinggi demokrasi hendaknya perbedaan pendapat dalam alam demokrasi jangan dijadikan ajang permusuhan.
"Semua itu justru harus dijadikan pembelajaran politik untuk dapat membela kepentingan rakyat," ucapnya.
Konfercab tersebut juga dihadiri pengurus PDIP yang kini duduk di DPR RI yaitu I Wayan Koster, I Nyoman Damantra dan I Gusti Agung Rai Wirajaya serta ratusan kader PDIP. (*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.