Dapat dipahami berkurangnya perdagangan hasil kerajinan Bali ke negara-negara di kawasan Eropa, kata Kepala Seksi Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Putu Bagiada SE di Denpasar Senin.
Krisis ekonomi global yang melanda negeri tersebut belum mampu teratasi selama ini, dalam kondisi tersebut masih ada aneka barang kerajinan bernilai seni budatan masyarakat pulau Dewata dikapalkan ke negeri itu.
Pengapalan aneka barang nonmigas Bali ke Eropa berfluktuasi tergantung situasi di negara tersebut, namun terbanyak perolehan devisanya selama Aprol 2012 yakni 15,3 juta dolar dan terendah September hanya 6,7 juta dolar.
Importir Eropa banyak memesan aneka ragam aksesori seperti perhiasan perak berupa giwang, kalung, cincin dengan desain yang dibawa sendiri sehingga barangnya dapat dipastikan akan laku kembali setelah di negerinya. (*/ADT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.