Program yang telah diluncurkan itu bertujuan untuk membudidayakan tanaman dengan ternak secara berkelompok guna mengakselerasi sektor pertanian di wilayah tersebut.
"Program Tanimas akan memadukan kegiatan budidaya tanaman dan ternak supaya tidak menghasilkan limbah yang terbuang (zero waste)," kata Wakil Bupati Badung Ketut Sudikerta, di Denpasar, Jumat.
Sudikerta menjelaskan, ada tiga lokasi percontohan program tersebut yakni di Banjar Bon, Desa Belok Sidan Petang, Banjar Lambing, Desa Sibang Kaja Abiansemal dan Banjar Anyar, Desa Sembung Mengwi.
Dia mengatakan, saat ini dengan luas sawah 10.243 hektare, Pemkab Badung selalu mendorong masyarakat agar terus menggali potensi untuk meningkatkan kesejahteraannya.
"Dengan pola ini petani mampu berswadaya dalam hal pangan, pakan, pupuk organik baik padat maupun cair dan juga dalam hal bahan bakar atau biogas," ujarnya.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.