"Empat ekor merak itu dikirimkan ke Taman Nasional Baluran setelah sebelumnya disehatkan kondisinya di tempat penangkaran ini," kata Administatur Yayasan Begawan, Ridha Mubdi Annafi Setiawan, di sela-sela acara pelepasan satwa langka tersebut, Rabu sore.
Keempat hewan yang terancam punah itu dikirim setelah bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali dengan taman tersebut.
Dua ekor burung merak tersebut merupakan hasil sitaan petugas BKSDA, sedangkan sisanya berasal dari penyerahan masyarakat kepada pihak terkait.
"Tujuan kami melepasliarkan empat ekor merak hijau ini supaya mengembalikan mereka ke habitat aslinya yang berada di taman tersebut," ucapnya.
Ridha mengatakan, keempat ekor hewan langka tersebut dibawa dari penangkaran sementara di Sibang, Kabupaten Badung, menuju taman nasional itu menggunakan kendaraan BKSDA yang dikawal oleh petugas polisi kehutanan.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.