Denpasar (Antara Bali) - Bali meraih devisa sebesar 77,74 juta dolar AS dari pengapalan hasil perikanan dan kelautan selama sembilan bulan, Januari-September 2012, atau menurun 2,06 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 79,38 juta dolar AS.

"Hasil perikanan itu mampu memberikan kontribusi sebesar 21,96 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 353,96 juta dolar AS, kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali," I Ketut Teneng di Denpasar, Jumat.

Ia mengatakan hasil perikanan itu khususnya ikan dan udang sebagian besar menembus pasaran Jepang yakni mencapai 35,60 persen dari total pengapalan hasil perikanan dan kelautan ke pasaran luar negeri.

Menyusul pasaran Amerika Serikat menyerap 17,99 persen, Australia 4,69 persen, Hong Kong 3,75 persen, Singapura 1,13 persen, Thailand 5,08 persen, Inggris 0,43 persen dan Prancis 1,01 persen.

Ketut Teneng menjelaskan, menurunnya ekspor hasil perikanan Bali sangat dipengaruhi oleh persediaan matadagangan hasil tangkapan nelayan maupun perusahaan-perusahaan besar yang bergerak dalam bidang penangkapan ikan.(*/ADT)


: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026