"Kami telah mendata kerusakan untuk dilaporkan. Saat ini situasi sudah normal kembali," kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Denpasar, Made Prapta, di Denpasar, Rabu.
Satu bangunan pura runtuh akibat dihempas angin puting beliung padahal sejumlah warga sedang bersiap untuk melangsungkan upacara keagamaan di pura tersebut.
Dia mengatakan pada tiga rumah yang terkena hempasan angin, sebagian besar rusak pada atap dan genteng yang jatuh berserakan.
Selain rumah, dan pura, bencana alam itu juga merusak atap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) PGRI 4 Denpasar dan sebuah antena internet milik IKIP PGRI Denpasar yang juga rubuh setelah dihempas angin puting beliung.
Pihak sekolah terpaksa meliburkan para pelajar karena dikhawatirkan mengancam keselamatan pelajar saat belajar dengan kondisi atap yang rusak.Ia mengatakan satu unit mobil juga sempat terhempas milik seorang warga yang diparkir di sekitar kawasan Jalan Seroja.(DWA/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.