Putra pertama dari pasangan suami istri Made Suki Agustriana dan Manuela Franger dari Desa Kalibukbuk, Kabupaten Buleleng itu sejak Februari 2012 mengikuti pendidikan di sekolah penerbang satu-satunya di Bali tersebut dan akan diwisuda sebagai penerbang, akhir November mendatang, kata Made Suki, Sabtu.
Ia didampingi istrinya Manuela Franger mengungkapkan rasa bangganya terhadap prestasi atas perjuangan anaknya yang bisa lolos sekolah penerbangan BIFA.
Made Suki berharap Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana bisa membantu menindaklanjuti janji dari bupati sebelumnya Putu Bagiada saat wisuda angkatan pertama sekolah penerbangan itu, yakni akan memberikan bea siswa kepada putra Buleleng yang bisa lolos di BIFA.
Beasiswa itu sangat penting baginya, karena biaya pendidikan di BIFA sangat mahal yakni mencapai sekitar Rp600 juta. "Biaya pendidikan untuk Gede Kevin selama ini dilakukan dengan meminjam dari mertuanya di Jerman," ujar Made Suki.(*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.