Denpasar (Antara Bali) - Panitia kegiatan Festival Film Dokumenter Bali (FFDB) 2013 berupaya agar bisa melibatkan semaksimal mungkin kalangan pelajar, mulai sekolah menengah pertama hingga SLTA serta perguruan tinggi.

"Ini bertujuan untuk meningkatkan proses regenerasi dari geliat sinaes muda Bali. Demi peningkatan denyut nadi kehidupan dunia perfilman Pulau Dewata di masa datang," kata Kepala Seksi Perfilman dan Perizinan Dinas Kebudayaan (Disbud) Bali I Wayan Dauh di Denpasar, Rabu.

Ia mengemukakan bahwa FFDB pelaksanaannya dimajukan pada bulan Mei 2013 dari kegiatan Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-35, yang biasa digelar pada awal Juni hingga Juli. Dengan demikian, kata dia, pendaftaran peserta FFDB diharapkan lebih awal dari pelaksanaan PKB.

Menurutnya, pendaftaran FFDB pun sengaja dilakukan lebih awal agar para sineas muda Bali dapat mempersiapkan dirinya dengan lebih dini, guna mendapatkan hasil yang lebih baik serta mampu bersaing secara nasional maupun internasional.

Terutama, kata dia, sebagai langkah konkret dan strategis dalam peningkatan dari segi kuantitas sekaligus kualitas, serta profesionalitas pendokumentasian aktivitas kreatif seni budaya yang tumbuh dan berkembangan di Bali secara berkesinambungan.

Wayan Dauh lebih lanjut mengatakan, ajang FFDB 2013 mengangkat tema sesuai dengan tema PKB ke-35/2013 yakni "Taksu: Membangkitkan Daya Kreatif dan Jati Diri".(LHS)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026