Memang hasil tangkapan para pengusaha di laut lepas agak berkurang akibat cuaca kurang menguntungkan,kata Kasi Ekspor Dinas Perindustrian dan Perdagangan Bali, Putu Bagiada SE di Denpasar Selasa.
Cuaca di laut tampaknya belum bersahabat mengakibatkan realisasi ekspor tuna segar maupun yang sudah diawetkan selama Januari-Agustus 2012 tercatat 9.493 ton seharga 51,7 juta dolar AS.
Hasil laut yang sebagian besar ditujukan kepada konsumen Jepang baik volume maupun perolehan devisanya berkurang jika dibandingkan periode sama 2011 mencapai 11.678 ton bernilai 58,8 juta dolar
Situasi alam yang kurang bersahabat di lautan Indonesia berdampak pada perolehan hasil tangkapan tuna dan berbagai jenis ikan bahan ekspor lainnya, menyebabkan salah satu komoditi andalan ekspor provinsi Bali berkurang ke pasaran luar negeri. (*/ADT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.