Denpasar (Antara Bali) - Pemerintah Indonesia lebih gencar melakukan promosi pariwisata ke negara-negara di kawasan Eropa, sehingga mampu memberikan dampak terhadap semakin ramainya turis negeri itu yang berlibur ke Pulau Dewata.
        
Pengamat pariwisata yang juga pemandu wisata Bali, Wayan Sudana SE di Denpasar Selasa menjelaskan, pelancong asal negara di kawasan Eropa umumnya menyenangi tata cara kehidupan masyarakat Bali, menjadi salah satu daya tarik bertambah banyak turis datang ke Bali.
        
Meskipun masyarakat Eropa masih mengalami krisis ekonomi global, namun turis negeri itu tetap bersikeras bisa berliburan sambil menyaksikan aneka ragam seni budaya Bali yang tidak ada duanya di dunia.
        
Wayan Sudana menyebutkan, wisatawan asal Eropa yang datang berlibur ke Bali sebanyak 348.766 orang atau memiliki peranan 21,42 persen dari seluruh kedatangan masyarakat internasional ke daerah ini selama Januari-Juli 2012.
        
Sesuai laporan Dinas Pariwisata Bali, kedatangan turis asing asal Eropa bertambah banyak setiap bulannya seperti halnya selama Mei 2012 hanya 26.332 orang, bertambah menjadi 47.001 pada Juni dan Juli naik lagi menjadi 51.353 orang.
        
Dua negara di Eropa yakni Inggris dan Prancis tetap tercatat sebagai sepuluh negara terbanyak memasok turis asing ke Bali, bersama Australia, China, Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Taiwan, Singapura dan Amerika Serikat.(*/M038/T007)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026