Protes mahalnya harga makanan itu diutarakan para Bonek di sela demonstrasi terkait konflik cabang olahraga sepak bola pada PON XVIII/2012 di Riau dimana Tim Jawa Timur didiskualifikasi setelah sempat mendapat kesempatan usai kesalahan administrasi Tim Jawa Barat.
"Semua makanan di Riau mahal-mahal kami tak sanggup makan tiga kali sehari," kata Antoni, seorang Bonek yang turut dalam aksi tersebut.
Tidak hanya makanan, menurutnya sejumlah tarif hotel di Riau sejak penyelenggaraan PON juga cenderung mahal sehingga membuat pihaknya cukup kewalahan.
"Kami berharap harga makanan lah khususnya. Kalau bisa 'diturunin' jangan mahal-mahal," katanya.(*/T007)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.