"Pelayanan kesehatan tersebut dilakukan secara berjenjang terdiri atas tingkat pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) 814.361 orang, dan rumah sakit umum (RSU) 160.893 orang, dengan total biaya sebesar Rp100,2 miliar," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Sabtu.
Ia mengatakan, pelayanan di tingkat Puskesmas meliputi rawat jalan 782.510 orang, rawat inap 945 orang, unit gawat darurat (UGD) 30.906 orang dan rujukan ke RSUD maupun Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Sanglah 2.882 orang.
Dari seluruh pelayanan kesehatan itu nilai klaim dana JKBM dari seluruh Puskesmas di delapan kabupaten dan satu kota di Bali tercatat Rp13,63 miliar.
Sedangkan pelayanan di tingkat rumah sakit terdiri atas rawat jalan 111.051 orang, rawat inap 19.500 orang, UGD 29.751 orang, total nilai klaimnya mencapai Rp86,58 miliar.
Dengan demikian dana program JKBM yang sudah terealisasi untuk pelayanan kesehatan di seluruh Puskesmas dan rumah sakit pemerintah sebesar Rp100,21 miliar, ujar Ketut Teneng.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.