Denpasar (Antara Bali) - Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi meminta Pemprov Bali serius menyeimbangkan pembangunan antarwilayah dan antarsektor di Pulau Dewata untuk mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

"Sebagai upaya mempercepat pengembangan wilayah, daerah ini seharusnya tetap terbuka terhadap investasi yang masuk baik dari dalam maupun luar negeri," kata Gamawan Fauzi dalam sambutan dibacakan Wakil Gubernur Anak Agung Ngurah Puspayoga pada peringatan HUT ke-54 Provinsi Bali, di Denpasar, Selasa.

Walaupun demikian, Mendagri menekankan Pemprov Bali tetap harus menghindari eksploitasi berlebihan terhadap potensi sumber daya alam hanya demi mengejar pendapatan asli daerah.

Gamawan Fauzi mengingatkan, agar daya dukung dan kelestarian lingkungan turut menjadi pertimbangan dalam pembangunan daerah. "Apalagi pemerintah dan masyarakatdaerah ini mengandalkan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pendapatan sekaligus penggerak utama perekonomian masyarakat yang mensyaratkan kelestarian lingkungan sebagai komitmen mewujudkan Bali Green Province," ujarnya.

Mendagri meminta program-program prioritas seperti Bedah Rumah, Sistem Pertanian Terintegrasi (Simantri), Jaminan Kesehatan Bali Mandara (JKBM), penuntasan buta aksara, sampai pada penerapan sistem keamanan berstandar internasional dikawal pelaksanaannya sehingga betul-betul bermanfaat bagi masyarakat.

Pemerintah Provinsi Bali dalam acara peringatan HUT  menyerahkan berbagai penghargaan, yakni penghargaan Seni Dharma Kusuma pada 14 seniman, penghargaan Widya Kusuma bidang pendidikan, Anugerah Silpakara Nugraha, penghargaan donor daerah sukarela 100 kali, lomba kelompok tani ternak, penilaian citra pelayanan prima tingkat Provinsi Bali dan penghargaan lainnya.(LHS/T007)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026