"Para pemudik cenderung memilih berangkat pada malam hari sehingga pada saat itu selalu penuh," kata Manajer Operasional PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Padangbai, Arsil, saat dihubungi dari Denpasar, Selasa.
Guna mengantisipasi penumpukan penumpang dilakukan berbagai upaya, seperti menyiapkan 23 armada kapal ferry yang dioperasikan dengan pola tertentu.
Pola pengoperasian kapal tergantung padatnya penumpang, jika kondisi normal maka masa tunggu bisa maksimal 60 menit, sedangkan cukup ramai selama 45 menit.
"Apabila kondisinya sangat padat maka tidak akan ada masa tunggu, kapal bisa langsung berangkat jika sudah penuh," ujarnya.
Kapasitas armada ferry yang disiapkan beragam, dari yang dapat menampung penumpang 250 sampai 450 orang.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.