Mataram (Antara Bali) - Selain pemandangan alam gunung, masih banyak obyek wisata alam yang juga sangat menarik dan diyakini disukai wisatawan mancanegara maupun domestik di sekitar Gunung Rinjani.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lombok Tengah, Lalu Purnama Agung, ketika ditemui wartawan di Mataram, Sabtu menyebut, Desa Aik Berik sebagai pintu gerbang memasuki Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) bagi yang ingin mendaki melalui jalur selatan daerah Kabupaten Lombok Tengah.

Desa pegunungan Aik Berik yang dingin dan ditumbuhi berbagai macam pohon, bunga, yang terbentang sepanjang lereng bukit yang menampilkan pemandangan alam yang indah disertai hamparan sawah berpetak-petak.

Salah satu pemandangan indah dan daerahnya cukup dikenal di Desa Aik Berik yakni Air Terjun Benang Stokel yang mampu menarik ribuan wisatawan mancanegara dan domestik setiap tahun.

"Letak lokasi Air Terjun Benang Stokel sekitar 650 meter di atas permukaan laut, dan mudah dicapai dengan melewati jalan tangga kebawah. Namun perjalanan pulang yang paling menyenangkan adalah menyelusuri pinggir lembah yang agak curam dan hutan Tropis," ujarnya.

Agung mengatakan, jika ingin mendapatkan momen yang lebih menantang pada lokasi Air Terjun Aik Berik, pengunjung dapat menuju Benang Kelambu dengan lama perjalanan sekitar 30 menit ke bagian hulu atas dari air terjun Benang Stokel.

Perjalanannya melewati hutan tropis dengan lembah dan bukit yang terjal diimbangi dengan keindahan air terjun yang langsung keluar dari mata air di kawasan wisata Gunung Rinjani yang berhawa dingin dan sejuk.

"Penduduk setempat percaya bahwa setiap kali mandi di Benang Kelambu itu akan mendapatkan kebugaran dan menampakkan wajah satu tahun lebih muda dari usia sebenarnya," ujarnya.

Menurut Agung, obyek wisata lainnya di sekitar Gunung Rinjani yang banyak dikunjungi yakni Pemandian Aik Bukak yang berada di Desa Aik Buka, Kecamatan Batukeliang Utara.

Lokasinya berada di kaki Gunung Rinjani yang dikelilingi hutan tropis dan pemandangan alam pegunungan, hamparan sawah yang berpetak-petak.

Tempat pemandian ini dibangun pertama oleh orang belanda yang menduduki Pulau Lombok pada ratusan tahun silam.

Air yang berada di kolam pemandian itu berasal dari mata air Gunung Rinjani dengan hawanya yang dingin dan segar serta disuguhkan untuk orang dewasa dan anak-anak itu merupakan salah satu obyek wisata tertua di Lombok Tengah.

"Agar berbagai potensi wisata alam itu dikenal wisatawan mancanegara dan domestik, kami padukan dalam bentuk paket wisata dan benahi ruas jalan yang menghubungkan lokasi-lokasi wisata itu," ujarnya.(*)



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026