Denpasar (Antara Bali) - Masyarakat merespons positif kehadiran pasar murah menyambut Idul Fitri 1433 Hijriah yang digelar di Desa Peninjoan, Kota Denpasar, Kamis.

"Harga kebutuhan pokok belakangan ini di pasaran semakin mahal, dengan adanya pasar murah saya rasa sangat membantu," kata Made Riki, salah seorang warga yang ikut berbelanja pada pasar murah itu.

Pasar murah ini digelar oleh Disperindag Pemprov Bali bekerja sama dengan Puskud Bali Dwipa. Tepatnya dipusatkan di Banjar (dusun dinas) Kayangan, Desa Peninjoan itu, Riki membeli tiga kilogram minyak goreng dan dua kilogram gula pasir.

Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Bali Ida Bagus Ardhana mengatakan, sengaja digelar pasar murah sebagai upaya membantu masyarakat Bali mendapatkan kebutuhan pokok dengan murah dalam menyambut hari raya.

Pada pasar murah itu disediakan berbagai jenis kebutuhan pokok, seperti gula, beras, minyak goreng dan mie instan dengan harga khusus.

Satu kilogram gula, misalnya, dijual hanya Rp10.000 atau lebih murah dari harga biasa Rp12.000. Sementara itu satu plastik beras yang berisi lima kilogram beras dijual Rp39 ribu atau lebih murah dari harga biasa sebesar Rp41 ribu. (LHS)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026