Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Bali, Komisaris Besar Polisi Gde Sugianyar, di hotel itu, Selasa siang menyatakan, begitu pihaknya mendapat laporan dari manajemen hotel, tiga tim gabungan polisi langsung bergerak menuju lokasi.
"Mereka adalah tim dari Gegana, Satuan Detasemen 88/Antiteror, dan reserse. Gegana dengan perlengkapan dibantu anjing pelacak dari Satuan Satwa K-9, langsung menuju lokasi yang dicurigai ada bomnya," katanya.
Setelah beberapa jam melakukan penyisiran dan sterilisasi, akhirnya polisi menyimpulkan tidak ada indikasi bahwa ancaman bom kepada manajemen hotel itu terbukti kebenarannya. "Tetapi kami tetap meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan," kata Sugianyar.
Selama proses pemeriksaan dan penelusuran oleh polisi, aktivitas hotel termahal di Bali itu nyaris tidak terpengaruh. Tamu yang datang dan pergi di hotel berkapasitas 131 kamar itu tetap berjalan lancar, demikian juga mobil pemasok keperluan hotel.(*)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.