Pekanbaru (Antara Bali) - Aksi nekat bocah-bocah yang melompat  bebas dari atas Jembatan Siak III Pekanbaru menjadi tontotan dan daya tarik untuk menghabiskan waktu menunggu berbuka puasa alias ngabuburit di Kota Pekanbaru.

"Setiap hari saya melompat dari jembatan karena sudah biasa dari kecil," kata Andre, bocah 15 tahun yang melompat dari Jembatan Siak III, Kamis.

Aksi Andre yang tergolong ekstrim memang kerap membuat takjub warga. Sebab, tinggi jembatan itu dari muka air Sungai Siak lebih dari 15 meter yang langsung membuat ciut nyali orang biasa. Ditambah lagi Andre melompat bebas dari pegangan jembatan tanpa tali maupun pelampung.

Gaya melompat anak itu juga bermacam-macam, mulai dari tangan membentang seperti ingin terbang sampai gaya salto dan menoleh ke belakang. Alhasil, makin banyak warga yang melintas di jembatan penasaran dengan aksi nekat itu dan membawa rejeki bagi para pelompat.

"Untuk tiap melompat saya dibayar Rp5 ribu," kata Andre sambil tersenyum.

Aksi nekat itu mengundang beragam reaksi dari warga. Ada anggapan membayar para bocah pelompat itu suatu saat akan berdampak buruk apabila terjadi insiden yang tak diinginkan saat mereka melompat.(LHS)


: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026