"Saya rasa banyak perusahaan besar di dunia yang berminat untuk menguasai Inalum. India, Jepang semuanya pasti berminat. Namun kita (BUMN) selalu siap untuk ikut lelang," kata Dahlan di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Kamis.
Dahlan menanggapi pemberitaan media massa bahwa sebuah BUMN India, Nalco, menyatakan berminat dan bahkan sudah memasukkan penawaran kepada Pemerintah Indonesia untuk mengoperasikan dan sekaligus siap mengakuisisi Inalum.
Menurut Dahlan, dua BUMN yang bisa disiapkan untuk ikut masuk mengelola Inalum seperti PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan PT Aneka Tambang.
"Kesiapan BUMN untuk masuk tidak terbatas pada kapasitas perusahaan, tetapi juga didukung dengan kemampuan keuangan dalam membiayai Inalum ke depan," ujarnya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.