Denpasar (Antara Bali) - Pemerintah Kota Denpasar menggelar bursa kerja yang berlangsung mulai 24 hingga 25 Nopember 2009 sebagai upaya untuk mengatasi meningkatnya jumlah pengangguran.

"Bursa kerja tersebut diharapkan mampu mengurangi pengangguran dan perusahaan tersebut mendapatkan tenaga kerja sesuai dengan lowongan dibutuhkan," kata Wali Kota IB Rai Dharmawijaya Mantra di Denpasar, Selasa.

Saat membuka bursa kerja dan pelepasan TKI ke luar negeri itu, ia mengatakan, pihak pemkot berupaya mencari alternatif menanggulangi pengangguran, yang salah satunya menyelenggarakan bursa kerja.

"Selain membuka lowongan kerja dalam upaya menekan angka pengangguran, kami juga telah mengembangkan kesempatan kerja di sektor informal," kata dia menjelaskan.

Wali Kota mengungkapkan bahwa sektor informal yang dikembangkan antara lain, memberikan berbagai jenis pelatihan keterampilan kerja serta memberikan bantuan modal usaha ekonomi produktif kepada organisasi kepemudaan.

"Kami juga telah membuka akses untuk penempatan tenaga kerja di luar negeri. Karena itu bagi pemuda yang berminat bisa mendaftarkan diri," katanya menerangkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial Kota Denpasar, Anak Agung Gede Oka Badra mengatakan bahwa bursa kerja tahun 2009 diikuti oleh 30 perusahaan, baik dari Kota Denpasar maupun luar kota.

Pada kegiatan ini juga dilakukan uji coba pelayanan pembuatan kartu pencari kerja secara "online". Pembuatan kartu kerja "online" itu diharapkan dapat memberikan pelayanan lebih cepat dan mengurangi antrean panjang bagi para pencari kartu.

Pada acara ini wali kota melepas 230 orang tenaga kerja ke luar negeri. Dari jumlah itu, sebanyak 200 orang bekerja di kapal pesiar tujuan Eropa dan Amerika, selebihnya 30 bekerja pada jasa SPA.



: Masuki

COPYRIGHT © ANTARA 2026