Seperti di Pasar Pekambingan, Minggu, para pedagang daging ayam mematok harga sekitar Rp30 ribu per kilogram.
"Harga daging ayam naik dari pemasoknya sehingga harga pun terpaksa saya sesuaikan. Kalau tidak maka saya dak dapat untung," kata Komang Agus.
Menurut dia, kenaikan itu terjadi sudah cukup lama sebelum bulan Puasa berlangsung. Penyebab pastinya tidak terlalu dapat dipahami.
Hal senada disampaikan Kohar, salah seorang pedagang lainnya. Dia mengatakan, harga daging ayam meningkat cukup lama dan hal itu membuat menurunnya penjualan. "Semenjak harga daging ayam naik, pembeli berkurang sehingga banyak yang tersisa," katanya.
Sementara itu Tuti Wardani, salah seorang warga Denpasar, mengatakan, dirinya merasa sangat berat dengan naiknya harga daging ayam sehingga menambah pengeluaran belanjanya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.