Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Gede Suarsa di Denpasar, Rabu menjelaskan, realisasi ekspor nonmigas selama Mei 2012 bernilai 51,2 juta dolar AS, sebanyakj 13,4 juta dolar AS di antaranya hasil perdagangan ke AS, yang merupakan angka tertinggi dibandingkan negara lainnya.
Ia menyebutkan, dalam data statistik, pakaian jadi bukan rajutan hasil karya para perajin Bali yang laku selama Mei 2012 bernilai 5,9 juta dolar AS, hampir 27,12 persen dijual kepada konsumen AS.
Begitu pula perabotan rumah tangga, patung berbahan baku kayu produksi Pulau Dewata terbanyak diperdagangkan ke negeri Paman Sam itu, yakni 29,07 persen dari seluruh devisa yang dihasilkan 5,8 juta dolar AS.
Sementara daging dan ikan olahan produksi industri dari Bali menghasilkan devisa 9,8 juta dolar AS, hampir 47,76 persen di antaranya dibeli konsumen AS, selebihnya menyebar ke beberapa negara.
Suarsa mengatakan, konsumen asal Jepang mengimpor matadagangan nonmigas Bali terbanyak kedua setelah AS dengan nilai 7,7 juta dolar AS selama Mei 2012, berkurang 19,5 persen jika dibandingkan bulan yang sama 2011 mencapai 9,5 juta dolar AS.(*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.