Pendiri Museum Seni Lukis Klasik Bali itu di Denpasar, Senin, mengatakan, penganugerahan gelar doktor kehormatan itu dilakukan Rektor ISI Yogyakarta Prof Dr AM Hermien Kusmayati SST SU dalam sidang senat terbuka, Sabtu (14/7).
Gunarsa dianggap berjasa dalam bidang seni lukis modern. Ia mendapatkan kesempatan menyampaikan orasi ilmiahnya berjudul "Antara Kerta Gosa dan Yogyakarta: Pencerahan Estetika Multikultural".
Kemudian mantan dosen ISI Yogyakarta itu menunjukkan kemampuannya melukis seorang model perempuan.
"Pengalaman melihat benda-benda seni dan menekuni seni menjadi modal seorang seniman. Visual memori melihat artefak peningalan Kertagosa di Klungkung, Bali, menjadi modal kultural dalam menyerap ilmu seni dan estetika multikultural semasa studi dan berkarya di Yogyakarta," katanya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.