"Akibat kekeringan banyak tanaman padi yang tak bisa tumbuh sehingga petani takut mengalami kerugian," kata Ketu Sudon petani asal Desa Kaliakah, Kabupaten Jembrana, Senin.
Menurut dia, sudah dua pekan terakhir petani kesulitan mendapat air untuk tanaman padi mereka yang berusia 25 hari.
Untuk mengatasi kekeringan ini, Sudon dan petani lainnya berharap ada bantuan sumur bor dari pemerintah.
Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Jembrana I Ketut Wisada mengemukakan bahwa selain di Desa Kaliakah, kekeringan juga terjadi di Mendoyo. Bahkan tanaman padi seluas 50 hektare rusak.
Ia mengimbau para petani mematuhi masa tanam padi. "Jangan menanam padi saat hujan turun terus-menerus karena bisa saja bulan selanjutnya sama sekali tidak turun hujan sementara padi pada umur itu sangat butuh air," katanya.(GBI/IGT/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.