"Jumlah kerugian sebesar itu terjadi semenjak penyakit yang diakibatkan oleh virus H5N1 itu merebak di negeri ini," kata Ghufron di sela-sela acara konsultasi untuk berbagi informasi multisektoral dalam pengelolaan risiko kesehatan masyarakat yang dilaksanakan WHO, di Jimbaran, Bali, Jumat.
Dia menuturkan, namun jumlah tersebut masih lebih kecil dibandingkan kerugian akibat penyebaran virus SARS yang melanda dunia.
Akibat wabah tersebut, lanjut Menkes, kerugian mencapai sekitar satu juta triliun dolar AS.
"Oleh karena itu melakukan kerja sama multisektoral sangatlah penting terutama dalam pengelolaan risiko kesehatan masyarakat," ujarnya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.