Kupang (Antara Bali) - Tingkat hunian kamar (THK) hotel berbintang di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada April 2012 turun sekitar 4,29 persen atau hanya 36,36 persen yang terisi, dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 40,65 persen.

"Turunnya THK tersebut sebagai akibat dari cuaca serta peristiwa jatuhnya Pesawat Super Jet 100 Suhkoi di Gunung Salak beberapa waktu lalu, sehingga membuat orang enggan bepergian ke NTT," kata Kepala Badan Pusat Statistik NTT S Aden Gultom di Kupang, Jumat.

Ia mengatakan secara "year on year" (YoY) jika dibandingkan dengan THK hotel berbintang di NTT pada April 2011, maka THK pada April 2012 justru terjadi kenaikan sekitar 4,10 persen.

Dia menyebut jumlah tamu menginap berdasarkan asal tamu pada 17 hotel berbintang di NTT dalam bulan April 2012 adalah tamu mancanegara 797 orang, nusantara 5.468 orang, dengan rata-rata lama menginap untuk mancanegara 4,80 hari dan tamu nusantara 2,24 hari.

"Bila dibandingkan THK pada Maret 2012 jumlah tamu mancanegara yang menginap pada April justru mengalami kanikan dari 641 menjadi 797, sementara jumlah tamu nusantara justru mengalami penurunan dari 5.713 pada Maret menjadi 5.468 orang pada April 2012," kata Gultom.(IGT/T007)



Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026