"Saya contohkan Kabupaten Badung yang banyak kawasan wisatanya, seperti Kuta, Nusa Dua. Seharusnya jangan dibiarkan semakin padat oleh pembangunan sarana akomodasi pariwisata karena akan semakin kumuh," kata Yayat di sela-sela diskusi implementasi rencana aksi kota hijau yang digelar Direktorat Jenderal Penataan Ruang, Kementerian Pekerjaan Umum, di Kuta, Kamis malam.
Dia mengatakan, jika kondisinya semakin kumuh maka tidak tertutup kemungkinan wisatawan pun enggan untuk berkunjung.
Oleh karena itu, tambah Yayat, pemerintah daerah harus memikirkan strategi jitu guna mengatasi permasalahan daya tampung dan daya dukung yang bisa muncul akibat padatnya pembangunan.
"Pemerintah daerah harus segera memikirkan strategi yang ampuh supaya tidak terbebani oleh hal-hal di luar kawasan wisata," ujarnya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.