"Kuartal I-2012 pertumbuhan industri makanan dan minuman hanya tiga persen, turun satu persen dari kuartal I-2011. Penurunan tersebut diakibatkan siklus tahunan dan daya beli masyarakat yang melemah," kata Direktur Jenderal (Dirjen) Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemperin) Benny Wachyudi pada pembukaan pameran produk industri makanan dan minuman di Jakarta, Selasa.
Menurut Benny, pertumbuhan industri makanan dan minuman pada kuartal II-2012 akan mengalami peningkatan sekitar 5-7 persen.
"Kuartal II pertumbuhan industri mamin diperkirakan naik 2-4 persen seiring tingginya permintaan pada Hari Raya Idul Fitri," ujarnya.
Namun, hingga akhir tahun pertumbuhan industri makanan dan minuman cenderung menurun akibat kenaikan harga elpiji untuk industri (50 kilogram) hingga 50 persen oleh Perusahaan Gas Negara (PGN).(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.