"Penelitian itu bertujuan mendeskripsikan jenis ikan baru dari unsur genetika atau DNA," kata Dita Cahyani, Riset Koordinator Indonesian Biodiversity Research Center di sela-sela kunjungan delegasi National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), di Denpasar, Jumat.
Dia mengatakan, 10 spesies ikan itu diteliti oleh tujuh orang peneliti dari sejumlah lulusan Universitas di Indonesia, yakni Universitas Udayana, Diponegoro dan Cendrawasih.
Ikan jenis baru yang diteliti itu, tambah Dita, di antaranya "darth fish", ikan hiu dan jaw fish. Semuanya bertujuan mengindentifikasi spesies tersebut.
Sementara itu Pimpinan Indonesian Biodiversity Research Center, Prof IGNK Mahardika, mengatakan, jenis ikan baru tersebut berasal dari Papua, Bali, Aceh, dan Kepulauan Karimun Jawa.
"Sebenarnya banyak sekali jenis penelitian yang sedang kami lakukan pada tahun ini, namun fokusnya terhadap spesies baru tersebut," ujarnya.(IGT/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.