"Pencapaian kami belum sepenuhnya mencapai 100 persen dari target sebanyak 367.800 orang. Namun 46 persen pencapaian perekaman data sudah sesuai jadwal dari pusat," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Denpasar, Nyoman Gede Narendra, Senin.
Dia menjelaskan, supaya seluruh target tercapai, Pemerintah Kota Denpasar melibatkan aparatur kelurahan dan desa untuk mengundang warga, yang wajib memiliki KTP tersebut, untuk datang ke tempat perekaman data.
Akan tetapi, tambah Narendra, upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil karena masih saja ada warga yang juga belum melakukan perekaman data.
"Kendala sumber daya manusia dan peralatan tidak ada, tetapi persoalan yang terjadi adalah banyak warga yang datang tidak sesuai jadwal," ujarnya.(IGT)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.