"Keterbukaan bagi umat luar daerah maupun luar negeri itu diterapkan sejak awal sehingga setiap perayaan Waisak ada saja pelancong ikut berbaur dengan umat setempat mengikuti perayaan Hari Tri Suci Waisak," kata Ketua Yayasan Dharma Semadi Vihara Dharmayasa Kuta, Indra Suarlin di Kuta, Minggu.
Ia mengatakan, puncak perayaan Hari Tri Suci Waisak 2556 tahun 2012 dilakukan pada hari Minggu pukul 11.20 waktu setempat.
Meskipun demikian sejak Minggu pagi umat sudah mulai berdatangan untuk melakukan persembahyangan sambil menunggu acara puncak tepat pukul 11.20 Wita, ujar Alim Darna, kelian banjar Dharma Semadi, Kuta.
Mereka datang silih berganti, setelah melakukan persembahyangan tetap tinggal di vihara. hingga perayaan Waisak.
Vihara yang berkapasitas 1.000 orang itu bisa ditingkatkan dua kali lipat dengan pemasangan tenda pada halaman vihara, sehingga tidak masalah jika wisatawan ikut ambil bagian dalam kegiatan ritual terseebut, jelas Indra Suarlin.
Vihara yang berlokasi di tempat strategis di kawasan wisata Kuta itu dalam setiap perayaan hari-hari keagamaan umat Budha ada saja dari kalangan pelancong yang ikut serta, meskipun jumlahnya tidak begitu banyak.(*/M038)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.