"Banyak perguruan tinggi masih memiliki motivasi yang sangat kurang, termasuk aktivitas nonkurikuler. Padahal, kemandirian merupakan salah satu nilai pembentuk karakter bangsa," katanya di Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Jumat.
Saat berbicara pada seminar pendidikan karakter, dia mengemukakan bahwa hal itu yang terjadi di lapangan. Banyak perguruan tinggi kurang serius dalam menempa diri, memajukan kampus, serta memajukan daerah dan bangsa ini.
Selain kemandirian yang belum menjadi budaya, kata dia, belum semua kampus maksimal dalam mengeksplorasi potensi mahasiswa jika dibandingkan dengan bangsa-bangsa Asia yang maju lainnya, seperti China atau Korea Selatan (Korsel).
"Korsel saat ini hampir menyamai Jepang dalam bidang otomotif dan elektronik. Contohnya, Hyundai dan Samsung juga sudah menguasai pasar dunia, termasuk Timur Tengah," kata Musliar.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.