Denpasar (Antara Bali) - Nilai tukar petani (NTP) di Bali sebesar 107,52 persen pada April 2012, naik 0,01 persen dibanding bulan sebelumnya sebesar 107,52 persen.
        
"Kenaikan NTP di Bali lebih tinggi dari angka nasional yang tercatat 104,71 persen," kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali I Gede Suarsa di Denpasar, Rabu.
        
Subsektor utama yang mendorong kenaikan NTP dalam bulan ini adalah subsektor tanaman hortikultura sebesar 0,46 persen.
        
Demikian pula hasil pemantauan harga-harga di daerah pedesaan Pulau Bali menunjukkan adanya peningkatan relatif kecil dibanding bulan sebelumnya.
        
Hal itu sebagai dampak fisikologis terhadap rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), meskipun akhirnya batal, karena para pedagang umumnya sudah menaikkan harga-harga kebutuhan bahan pokok.
        
Gede Suarsa menambahkan, kenaikan NTP tersebut juga terkait erat dengan naiknya nilai indeks yang diterima petani sebesar 0,27 persen dan kenaikan indeks yang dibayar petani hanya sebesar 0,21 persen.
        
Menurunnya indeks yang diterima petani dipicu oleh berkurangnya indeks yang diterima petani pada subsektor tanaman pangan serta subsektor tanaman perkebunan rakyat, peternakan dan subsektor perikanan.
        
Perbandingan NTP Bali selama bulan April 2012 terhadap bulan sebelumnya menunjukkan, bahwa lima subsektor mengalami peningkatan NTP.(*/M038)



: Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026