"Untuk mempersiapkan IPO itu, kami sudah menunjuk Ernst & Young (E&Y) sebagai konsultan yang ditugasi menyusun rencana bisnis perseroan," kata Direktur Utama Pos Indonesia, I Ketut Marjana, di Jakarta, Rabu.
Menurut Ketut, E&Y akan mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan administrasi, aspek legal, aspek komersial, hingga rencana bisnis perseroan.
"Bersama dengan E&Y kita mempersiapkan proyeksi keuangan dan aspek lainnya seperti aspek komersial hingga rencana investasi Pos dalam jangka panjang," kata Ketut.
Meski begitu ia tidak merinci lebih lanjut berapa berapa besar saham Pos Indonesia yang akan dilepas ke publik.
"Porsi saham yang akan di-IPO kan tergantung dari hasil kajian, yang tentunya juga tergantung pada proses persetujuan dari Kementerian BUMN dan DPR," katanya.
Soal kepastian waktu IPO, Ketut mengatakan akan dipengaruhi situasi pasar saham.(*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.