"Untuk meningkatkan sektor pertanian perlu intervensi dari pemerintah," kata ketua badan penjaminan mutu Unud itu di Denpasar, Selasa.
Ia menganggap bahwa keterlibatkan pemerintah itu sangat penting, khususnya menyangkut komoditi yang mempunyai nilai ekspor, namun pengembangannya selama ini dinilai masih lemah.
"Intervensi pemerintah itu antara lain memberikan subsidi dan proteksi, khususnya pada petani yang selama ini sedang terpinggirkan," ujar Prof Windia.
Windia yang juga ketua grup riset sistem subak Unud menambahkan, produk pertanian yang selama ini belum mampu bersaing di pasaran mancanegara akibat belum ditangani secara sungguh-sungguh.
Petani, khususnya generasi muda enggan menggeluti sektor pertanian, karena dinilai kurang menjanjikan, sehingga alih fungsi lahan pertanian, khususnya di Bali kini semakin tidak terkendali.(*/M038)
: Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.