"Hal itu akibat pelaksanaan UN lebih menekankan pada perolehan nilai, dengan harapan siswa dari seluruh sekolah bisa lulus 100 persen," kata Rektor Undiknas Prof Dr Sri Darma di Denpasar, Kamis.
Ia mengatakan, perolehan nilai UN yang menjadi sasaran setiap siswa dan guru pengajar sebenarnya hanya bersifat semu, karena semua pihak, termasuk orang tua, ingin agar anaknya memperoleh nilai tertinggi.
"Upaya meraih nilai tertinggi itu tanpa diimbangi pelaksanaan proses belajar mengajar yang baik oleh guru maupun anak didik," tutur Sri Darma yang mengamati pelaksanaan UN di berbagai daerah, termasuk di luar Bali.(*/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.