Buleleng, Bali (ANTARA) - Dewan Pendidikan Kabupaten Buleleng memantau pelaksanaan tes kemampuan akademik (TKA) pada jenjang sekolah dasar (SD) di sejumlah satuan pendidikan di daerah tersebut memastikan kelancaran kegiatan sesuai pedoman yang berlaku.

"Kegiatan pemantauan dan monitoring ini dilakukan sebagai upaya memastikan proses evaluasi pembelajaran memang benar-benar mampu memotret kemampuan anak-anak utamanya terkait literasi dan numerasi," kata Ketua Dewan Pendidikan Buleleng I Made Sedana, di Singaraja, Kamis.

Dari hasil pemantauan sementara, secara umum pelaksanaan TKA di jenjang SD di kabupaten ujung utara Pulau Dewata tersebut berjalan lancar terutama terkait sinyal.

Namun demikian, masih ditemukan beberapa kendala teknis seperti keterbatasan fasilitas di beberapa sekolah, khususnya di daerah terpencil.

"Fasilitas dan sarana harus terus ditingkatkan lagi. Utama untuk sekolah-sekolah yang kesulitan akses internet di kawasan pedesaan," kata dia.

Dewan Pendidikan juga mencatat pentingnya peningkatan literasi dan numerasi siswa sebagai bagian dari tujuan utama pelaksanaan TKA. Tes ini tidak hanya menjadi alat evaluasi, tetapi juga sebagai refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung.

Selain itu, pihaknya mendorong adanya sinergi antara sekolah, orang tua, dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan dasar. Dukungan dari semua pihak dinilai sangat penting untuk menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing.

Menurut dia, seluruh anggota Dewan Pendidikan tersebar di berbagai kecamatan telah turun langsung dan mengunjungi beberapa sekolah dasar di wilayah perkotaan hingga pedesaan untuk melihat secara langsung pelaksanaan TKA di lapangan.

Dirinya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk menjamin kualitas pelaksanaan tes sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi sekolah. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses berjalan objektif, transparan, dan sesuai prosedur,” ujarnya.

Dalam kunjungan tersebut, tim monitoring melakukan observasi terhadap kesiapan sekolah, mulai dari administrasi pelaksanaan, kesiapan ruang ujian, hingga ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Selain itu, interaksi dengan kepala sekolah dan guru juga dilakukan untuk menggali informasi terkait teknis pelaksanaan.

Pihaknya mengungkapkan, para siswa tampak mengikuti tes dengan tertib dan penuh konsentrasi. Pengawas ruang ujian juga menjalankan tugasnya dengan disiplin, memastikan tidak terjadi pelanggaran selama pelaksanaan TKA berlangsung.

"Hal tersebut, utama pantauan tim kami di wilayah Kota Singaraja," tambah dia.

Kegiatan monitoring ini juga menjadi bagian dari komitmen Dewan Pendidikan dalam menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian rekomendasi terhadap kebijakan pendidikan di daerah.

Hasil monitoring, kata dia, nantinya akan dirumuskan menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait. Selanjutnya akan disampaikan kepada pemerintah daerah, dalam hal ini Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Buleleng.

 



Pewarta: Rolandus Nampu/IMBA Purnomo
Editor : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna

COPYRIGHT © ANTARA 2026