"Timor Leste menjadi pasar potensial Pertamina, terbukti pertumbuhan penjualan BBM pada 2011 mencapai 20 persen," kata Afandi selaku General Manager Pertamina Fuel Retail Marketing Region V Jatim, Bali, dan Nusra di Denpasar, Selasa.
Ia mengemukakan bahwa kebutuhan BBM di Timor Leste mulai dari jenis premium, solar, avtur, hingga pelumas.
"Semua produk BBM yang dijual Pertamina tidak ada yang bersubsidi dan dijual seharga Rp10 ribu per liter," ucapnya.
Afandi menyebutkan bahwa sebagai bentuk peningkatan pelayanan, Pertamina berencana menyiapkan stasiun pengisian BBM di daerah perbatasan antara Indonesia dan Timor Leste.(LHS/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.