Denpasar (Antara Bali) - Gubernur Bali Made Mangku Pastika meminta masyarakat di Pulau Dewata untuk senantiasa memantapkan kerukunan.

"Dalam konteks pembangunan daerah Bali, hendaknya seluruh komponen masyarakat menjadikan kerukunan dasar partisipasi dalam pembangunan," katanya dalam Dharma Santi atau Silahturahmi Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1934 dengan berbagai komponen masyarakat Bali di Denpasar, Minggu.

Walaupun tantangan hidup bermasyarakat semakin kompleks di tengah nilai budaya global, menurut dia, nilai kearifan lokal tetap harus menjadi dasar pijakan dan pedoman hidup.

Oleh karena itu, dia berharap bahwa dengan dharma santi tersebut dapat disemaikan tali kebersamaan untuk makin memantapkan suasana yang sejuk, damai, rukun, dan tenteram bagi seluruh komponen umat beragama di Bali.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Bali Dr I Gusti Ngurah Sudiana dalam kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas kerukunan beragama di Bali yang selama ini masih terjalin dengan baik.

Acara dharma santi diisi dengan pembacaan sloka, penampilan tari Bali, dharma wacana (ceramah agama) dari Ida Pedanda Ketut Sebali Tianyar Arimbawa, dan suguhan hiburan lawak dari Dadong Rerod dkk, serta penyerahan punia kepada para sulinggih. (LHS/T007)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026