Denpasar (Antara Bali) - Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar Made Mudra mengatakan, pihaknya akan memasukan program pedalangan masuk sekolah, terutama pendidikan di sekolah dasar.

"Program pedalangan ini akan diimplementasikan sejumlah mata pelajaran muatan lokal, seperti Bahasa Bali, seni budaya dan keterampilan, termasuk Agama Hindu," katanya di Denpasar, Jumat.

Langkah ini dilakukan, kata dia, sebagai upaya menggelorakan semangat penggalian, pengembangan dan pelestarian seni budaya Bali khususnya seni pakeliran wayang kulit.

"Pematangan program silabus pedalangan tersebut diharapkan pada tahun pelajaran 2012/2013 dapat terealisasi. Karena program ini sangat signifikan dan konstruktif dalam penanaman serta pembentukan sikap mental positif generasi muda Bali," ucapnya.

Menurut dia, sekolah nantinya memberikan materi pelatihan melukis, mengukir dan membuat wayang kepada anak didiknya termasuk melatih untuk belajar mendalang maupun menabuh gender pewayangan.

Dikatakan, para pelajar yang berbakat dalam bidang seni pedalangan dan menabuh gender wayang ini nantinya akan dilatih secara intensif oleh para dalang yang tergabung dalam persatuan pedalangan Indonesia (Pepadi) Kota Denpasar. Selain itu, kata dia, juga akan didampingi para dalang senior, dan para dalang cilik yang sudah berpengalaman pentas.(LHS/T007)


Editor : Nyoman Budhiana

COPYRIGHT © ANTARA 2026