"Saya lihat Pemerintah Provinsi Bali tidak lamban menangani bencana alam. Namun yang diprioritaskan adalah kebutuhan yang sangat mendesak, seperti kebutuhan pokok berupa makanan dan minuman," kata anggota DPRD Made Arjaya di Denpasar, Senin.
Hal itu dikemukakan Arjaya menyusul tudingan salah satu organisasi masyarakat (ormas) yang menyatakan Pemerintah Provinsi Bali lamban menanggani warga yang kena musibah bencana alam tersebut.
Menurut dia, pemerintah telah memiliki prosedur tetap (protap) dalam menangani bencana alam yang terjadi di Pulau Dewata.
"Sudah ada prosedur dalam penanganan bencana termasuk juga memikirkan warga yang kena musibah bencana alam yang sampai kehilangan harta benda dan rumah. Tentu melalui dana tak terduga itu akan digunakan untuk membantu para korban," kata politikus PDI Perjuangan itu.(LHS/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.