Sebelum dioperasikan, kendaraan tersebut diupacarai dengan ritual agama Hindu di Mapolres Buleleng di Singaraja, Sabtu.
"Kendaraan itu untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan pada saat kampanye dan pelaksanaan pilkada. Dengan digelar ritual terlebih dahulu, diharapkan semuanya berjalan dengan baik," kata Kepala Polres Buleleng AKBP Thomas Widodo Rahino.
Untuk pengamanan, pihaknya juga sudah menyiapkan personel dan sarana penunjang. "Kami juga mendapat tambahan personel dari Yonif 900/Raider," katanya.
Terkait tembak di tempat terhadap perusuh, Kapolres menyatakan bahwa instruksi itu tergantung situasi dan kondisi di lapangan.
"Dan, kami tetap mengacu pada protap yang ada, yakni jika situasi sudah mengancam semua pihak," katanya menambahkan.(MDE/M038/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.