Komitmen tersebut dibuat dalam pertemuan antara Wakil Perdana Menteri Kamboja merangkap Menlu Hor Namhong dan Menteri Luar Negeri Indonesia Marty Natalegawa yang sedang berkunjung ke negara tersebut.
"Kami sepakat untuk meningkatkan dan memperdalam hubungan bilateral," kata Marty dalam konferensi pers bersama setelah pertemuan tersebut.
Dia berjanji untuk mendorong perusahaan Indonesia agar melakukan penanaman modal di Kamboja di sektor-sektor seperti agroindustri, teknologi tinggi penggilingan padi dan telekomunikasi.
Kedua belah pihak juga berbicara tentang rencana untuk memulai penerbangan langsung antara Indonesia dan Kamboja, terutama penerbangan langsung antara Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Siem Reap-Angkor Kamboja untuk meningkatkan pariwisata, kata Hor Namhong.
Menurut data Departemen Perdagangan Kamboja, perdagangan bilateral antara Kamboja dan Indonesia mencapai 180 juta dolar AS pada tahun 2010, dengan omzet ekspor Kamboja ke Indonesia hanya empat juta dollar AS.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.