Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Nasional Jembrana, I Nengah Alit saat dikonfirmasi terkait kondisi gedung TK Dharma Kerti itu yang memprihatinkan, Jumat.
Alit mengatakan, taman kanak-kanak itu berada di bawah naungan yayasan dan biasanya pihak pengelola bekerja sama dengan desa.
"Sementara di desa ada program PNPM yang bisa digunakan untuk perbaikan sarana pendidikan, kita akan arahkan ke sana," katanya.
Karena itu pihaknya akan berkoordinasi dengan desa maupun yayasan untuk mencari jalan keluar masalah perbaikan gedung TK tersebut.
Alit menilai, solusi tidak harus dengan perbaikan gedung yang rusak berat tersebut tapi bisa juga dengan mencarikan bangunan lain yang lebih bagus.
Sebelumnya dilaporkan, bangunan TK Dharma Kerti rusak berat bahkan rawan roboh sementara proses belajar mengajar tetap berlangsung.(GBI/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.