"Program bedah rumah ini sepenuhnya mendapat dukungan dana dari APBD," kata Kepala Biro Humas Pemerintah Provinsi Bali I Ketut Teneng di Denpasar, Kamis.
Ia mengatakan, pembangunan rumah bagi masyarakat kurang mampu yang tersebar di delapan kabupaten dan satu kota di daerah ini, dengan menggunakan sistim swakelola, yakni melibatkan masyarakat yang akan memanfaatkan rumah tersebut.
"Sistem tersebut berbeda dengan tahun sebelumnya yang ditenderkan, di mana perusahaan yang memenangkan tender sepenuhnya menggarap pembangunan rumah, setelah rampung baru diserahkan kepada masyarakat yang menerima lewat pemerintah setempat," ujar Ketut Teneng.
Sasaran pembangunan 1.550 unit rumah tersebar di Kabupaten Karangasem 141 unit, Klungkung 163 unit, Gianyar 152 unit, Bangli 94 unit, Buleleng 584 unit, Tabanan 126 unit, Jembrana 191 unit, Badung 79 unit dan Kota Denpasar 20 unit.(LHS)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.